Kesetiaan

Standar

BAB I

PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

Kesetiaan saat ini perlahan menjadi barang langka. Ia tak lagi digemari. Bukan hanya orang muda generasi tuapun perlahan meninggalkan nilai-nilai kesetiaan. Kesetiaan bahkan kadang salah dimengerti sebagai keterikatan ruang gerak diri, kepasifan dan tidak “in”. Kita mengenal banyak fenomena dalam hidup yang menggambarkan betapa sulitnya menghidupi sebuah kesetiaan.

Hidup di dunia yang penuh dengan tehnologi yang sangat maju, dimana setiap orang dapat saling berinteraksi dengan orang lain hanya melalui sebuah layar, baik itu layar monitor komputer ataupun layar telepon selular dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun. Menyebabkan semakin banyak orang melakukan hal yang tidak dapat dipercaya, dan bertindak apapun, walau dalam dunia maya seakan terjadi interaksi yang sangat akrab. Apakah hanya alat tehnologi canggih yang sangat dibutuhkan oleh semua penduduk dunia pada saat ini? Tidak. Tehnologi canggih bukanlah yang paling dibutuhkan oleh dunia dalam berinteraksi pada saat ini.

Keperluan dunia yang terbesar adalah kebutuhan akan manusia-manusia yang tidak dapat di perjual belikan, manusia yang dalam jiwa raganya setia dan jujur, manusia yang bisa dipercaya, manusia yang tidak gentar menyebut dosa itu dosa, manusia yang angan-angan hatinya setia pada tugas seperti jarum kompas tetap menunjukkan kutub dan tetap kutub, manusia yang akan berdiri demi kebenaran walaupun langit runtuh saat ini.

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. A.     Pengertian Kesetian

Kata “kesetiaan” (faithfulness) mengandung beberapa pengertian diantaranya, dapat diartikan sebagai ketaatan, dapat dipercaya, dan produktif.

Setia adalah suatu perbuatan atau perasaan yang dilakukan atau dikendalikan pikiran emosional seseorang dengan melihat dan merasakan suatu kejadian yang berhubungan dengan kehidupan pribadi maupun kelompok

Setia dalam kehidupan pribadi adalah suatu bentuk tanggungjawab yang harus dijalankan karena kepentingan diri sendiri, konsekuensi dari apa yang diperbuat, dilakukan dan dihasilkan. Setia dalam kehidupan kelompok sama halnya dengan kehidupan pribadi, akan tetapi lebih bersifat temporer.

Setia atau kesetiaan adalah dua kata yang hampir mempunyai kesamaan makna, yaitu mengabdikan keyakinan hati atau perasaan terhadap orang lain yang membuat diri kita merasa aman dan terlindungi, yang membuat kita menjadi bahagia, yang membuat kita bisa bertahan hidup, yang bisa mengatasi segala permasalahan hidup kita.

Definisi kesetiaan dalam kehidupan memiliki beberapa kualitas, yaitu:

  1. Kualitas Iman dan Taqwa
  2. Kualitas Cinta
  3. Kualitas Kepercayaan
  4. Kualitas Ikhlas
  5. Kualitas Kejujuran.

 

 

 

 

  1. B.     Komponen Kesetiaan

Adapun beberapa komponen yang terdapat didalam kesetiaan, yaitu:

  1. Dapat dipercaya

Seseorang yang dapat dipercaya adalah orang yang dapat memegang rahasia dan tidak membocorkan rahasia orang kepada orang lain. Menjadi seorang yang dapat dipercaya adalah melalui serangkaian peristiwa yang tidak mengecewakan. Seseorang tidaklah dapat dipercaya, apabila dia mengecewakan orang lain.

  1. Kejujuran

Kejujuran adalah bahan utama untuk membentuk karakter yang kuat dan harus ada dan berperan setiap hari didalam kehidupan. Kejujuran merupakan kunci kesuksesan. Tidak ada orang yang tidak jujur dapat mencapai tangga kesuksesan secara permanen. Segala hal yang didapatkan tanpa kejujuran, adalah tidak abadi atau kekal. Tetapi apabila sesuatu hal didapat dengan penuh kejujuran, maka akan dapat bertahan abadi. Kejujuran, mencakup berbagai aspek dalam kehidupan, dan memiliki dampak yang luar biasa bagi masa depan, pekerjaan, rumah tangga ataupun hubungan antar sesama.

  1. Integritas

Integritas adalah kode kehormatan. Seseorang yang memiliki integritas, pasti memiliki nilai-nilai dan keyakinan yang dihidupkan. Memiliki integritas tinggi, menjadikan seseorang menjadi seseorang yang tidak dapat diperjual belikan, walau dalam situasi sulit sekalipun. Integritas yang tinggi, dapat ditunjukkan dengan mengatakan salah itu salah, benar itu benar, walau akan berhadapan dengan dampak yang kurang memuaskan. Seseorang yang memiliki integritas tinggi dapat ditunjukkan dengan tidak ada kegentaran dalam dirinya, walau dia hanya berjalan seorang diri. Tidak mudah terikut dengan suara terbanyak, tetapi tetap teguh berdiri.

 

 

  1. Loyalitas

Loyalitas adalah kesetiaan,berarti siap melakukan sesuatu dengan sepenuh hati, atau tulus. Loyalitas sangat dibutuhkan, sekalipun disaat-saat sukar. Loyalitas tidak termasuk melakukan sesuatu yang salah demi seseorang. Loyalitas akan melakukan sesuatu bagi seseorang tanpa ada sesuatu di balik perbuatannya.

 

  1. C.     Ciri Orang yang Setia
  2. Memiliki Nilai yang Benar

Seorang yang setia tahu apa yang penting dan yang tidak penting di dalam hidup. Seorang yang setia tahu cara menginvestasikan hidupnya dan cara untuk tidak melakukannya. Seorang yang setia membuat hidupnya berarti. Seorang yang setia tahu dampak/manfaat yang baik sejak awal.

  1. Peduli Akan Orang Lain

Seorang yang setia sering memperhatikan orang lain bukan diri mereka. Mereka cenderung perduli dengan kepentingan orang lain.

  1. Integritas

Integritas berarti tidak bercela. Kita telah melihat bahwa ketika seseorang di dalam pelayanan memiliki sebuah reputasi yang buruk di kalangan orang tidak percaya, maka berita tersebut  akan menyebar di suratkabar.

  1. Setia pada Kata-kata atau Janji

Seorang yang setia adalah orang yang setia pada janjinya.

  1.  Memegang Teguh Komitmen
  2.  Memiliki Kepatuhan yang Teguh

 

  1. D.    Implikasi Kesetiaan/Dapat Dipercaya dalam Kehidupan
  2. Keluarga
    1. Dapat menjaga nama baik keluarga.
    2. Menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh orangtua dengan baik.
    3. Saling menghargai dengan anggota keluarga yang lain.
    4. Patuh pada kedua orangtua.
    5. Sekolah
      1. Mengikuti upacara bendera
      2. Dapat menjaga amanah yang diberikan oleh teman maupun guru dengan baik.
      3. Peduli kepada sesama teman.
      4. Mengikuti organisasi dan berbagai kejuaraan yang dapat meningkatkan nama baik sekolah
      5. Bangsa
        1. Membayar pajak
        2. Menggunakan produk dalam negeri
        3. Mengikuti berbagai kejuaraan yang dapat mengharumkan nama bangsa dan Negara diberbagai bidang.

 

  1. E.     Contoh Kasus

SURABAYA, KOMPAS.com – NY (45) warga Kota Mojokerto, Kamis (4/2) sekitar pukul 10.30 WIB, menggegerkan Hotel LA di kawasan Jl. Pasar Kembang, Surabaya. Di salah satu kamar hotel itu, pria ini menggerebek pasangan pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara. Siapa pasangan yang digerebek? Ternyata SS (46) istri NY, yang sedang berselingkuh bersama HR (48). Mereka semua warga Kota Mojokerto. SS adalah guru kesenian SMP Kota Mojokerto. Sedangkan pasangan kencannya, HR, tercatat sebagai PNS staf salah satu dinas di Pemkot Batu. Saat penggerebekan, NY mengajak anggota Polsekta Tegalsari.

”Benar. Tapi, karena wilayah kejadian ada di Polsekta Sawahan, mereka diantar ke Polsekta Sawahan,” kata AKP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, Kapolsekta Tegalsari. Selanjutnya keduanya digiring ke Mapolsekta Sawahan. Di mapolsekta, ketiganya di data. Dalam pertemuan itu, NY, SS, dan HR terlibat cek-cok. Bahkan NY dan SS hampir baku hantam. Melihat kondisi itu, polisi kemudian melimpahkan kasus itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Surabaya Selatan.

Di Mapolresta, keduanya diperiksa intensif. Informasinya, Kamis pagi, usai mengajar pelajaran kesenian, SS izin ke sekolahnya untuk ke Surabaya membeli kain kanvas, guna keperluan pelajaran melukis. Ternyata, SS janjian dengan HR. Berdua mereka mengendarai sepeda motor. Mereka tak menyangka bakal digerebek NY.

Rupanya NY sudah menduga bila istrinya itu memiliki PIL (Pria Idaman Lain). Dia pun membuntuti keduanya hingga ke Surabaya, juga dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di Surabaya, mereka masuk ke hotel. Melihat hal itu, NY kemudian melapor ke Polsekta Tegalasari.

Kasat Reskrim Polresta Surabaya Selatan, AKP Leonard Sinambela menyatakan, kedua pelaku perselingkuhan, yaitu SS dan HR, ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 284 KUHP tentang Perzinahan. ”Tidak kami tahan, karena hukumannya kurang dari satu tahun,” ujar Leonard.nrie.

About solomoncell

Nama : Fajar Miftahur Rohman Tempat dan Tanggal Lahir : Ngawi, 29 Mei 1990 Riwayat Sekolah: TK: Nawa Kartika NGAWI MI: MI AL-FALAH SMP: AL-IRSYAD SMA: AL-IRSYAD PERGURUAN TINGGI: UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN Alamat Email: Miftah_fajar@yahoo.com Facebook: Fajar Miftahur Rohman Twitter: @solomoncell

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s