Ledakan Penduduk

Standar

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang Masalah

Pertumbuhan penduduk di setiap negara akan berdampak pula terhadap pertumbuhan penduduk dunia secara keseluruhan. Menurut Thomas Robert Malthus dalam Essay on the Principle of Population (1798), dikatakan bahwa “penduduk bertambah menurut deret ukur dan bahan makanan bertambah menurut deret hitung”. Dengan demikian pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada produksi makanan yang dibutuhkan. Jika hal ini terus menerus dibiarkan maka akan terjadi ledakan penduduk. Ledakan penduduk sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang cepat seperti itu memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan sosial-ekonomi masyarakat dan hal inipun membuat pemerintah berusaha untuk mengatasi ledakan penduduk tersebut.

Penduduk dalam suatu negara menjadi aktor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena sebagai subyek dan obyek pembangunan. Ledakan penduduk adalah pertumbuhan penduduk di suatu negara secara cepat dan tiba-tiba serta tidak terkendali. Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan pertama negara di kawasan Asia Tenggara dan menempati urutan ke-5 pada kepadatan penduduk yaitu 114 jiwa per km2. Sedangkan di dunia; jumlah penduduk Indonesia berada pada urutan ke-4 (215,27 juta jiwa), setelah Cina (1,306 milyar jiwa), India (1,068 milyar jiwa) dan Amerika Serkat (295 juta jiwa) pada tahun 2005.

  1. B.     Rumusan Masalah
  2. Faktor apa yang mempengaruhi ledakan penduduk?
  3. Bagaimana dampak dari ledakan penduduk terhadap kehidupan manusia?
  4. Bagaimana upaya meminimalisasi ledakan penduduk?
    1. C.    Tujuan
      1. Agar mengetahui dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi ledakan penduduk, dampak dan upaya meminimalisasi ledakan penduduk

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. A.  Penduduk
    1. Pengertian Penduduk

Penduduk ialah sekumpulan masyarakat yang mendiami suatu wilayah tertentu yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan saling berinteraksi satu sama lain secara terus menerus/ kontinyu. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Penduduk suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:

  1. Orang yang tinggal di daerah tersebut
  2. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal disana. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

 

  1. Dinamika Penduduk

Demografi adalah ilmu yang mempelajari segagla sesuatu tentang aspek kependudukan. Penduduk adalah seseorang/ sekelompok orang yang tinggal dan menempati suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu. Penduduk dari waktu ke waktu akan mengalami perubahan (fluktuasi pertumbuhan). Fluktuasi ini dikenal sebagai Dinamika Penduduk. Dinamika Penduduk adalah perubahan penduduk pada suatu negara dari waktu ke waktu. Masalah utama kependudukan di Indonesia adalah masalah penyebaran penduduk yang tidak merata.

  1. B.     Ledakan Penduduk
    1. 1.   Pertumbuhan Populasi Penduduk di Indonesia

Berdasarkan data populasi penduduk tahun 2001 jumlah penduduk Indonesia sekitar 206,1 jiwa, menempati urutan ke-4 di dunia.

No. Negara Jumlah Penduduk
1. Republik Rakyat China (RRC) 1.276,3
2. India 1.003,0
3. Amerika Serikat 284,5
4. Indonesia 206,1
5. Brazil 171,8
6. Pakistan 145,0
7. Rusia 144,4
8. Bangladesh 133,5
9. Jepang 127,1
10. Nigeria 126,6

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bila pertumbuhan populasi 2,3% pertahun, dapat diprediksi bahwa tahun 2010, maka penduduk Indonesia akan berjumlah 300 juta jiwa.

  1. 2.      Faktor- faktor yang Mempengaruhi Ledakan Penduduk
  2. angka kelahiran tinggi
  3. angka kematian rendah
  4. ekonomi yang teratur dan meningkat
  5. membaiknya kesehatan masyarakat
  6. tingkat pendidikan penduduk yang masih rendah

 

  1. 3.      Dampak- dampak dari Ledakan Penduduk
  1. Sosial: Urbanisasi penduduk tidak merata, angka kemiskinan dan kriminalitas meningkat sebagai akibat moralitas menurun.
  2. Ekonomi : Kebutuhan akan pangan dan lahan sebagai tempat hunian serta industri meningkat sedangkan lahan yang tersedia semakin menurun/sedikit.
  3. Bidang Pendidikan : Tingkat pendidikan menurun dan biaya pendidikan meningkat
  4. Bidang Kesehatan : Akibat kualitas lingkungan menurun, penyakit merajalela, sehingga kualitas kesehatan masyarakat menurun.
  5. Bidang lingkungan hidup :

1)      Kerusakan ekosistem : Kerusakan hutan akibat ladang berpindah, kekurangan air, kekurangan oksigen, keterbatasan lahan, penebangan pohon secara liar.

2)      Pencemaran dan polusi meningkat : Sebagai akibat dari kerusakan ekosistem dan pertumbuhan industry serta penggunaan kendaraan semakin mengingkat, maka tingkat pencemaran dan polusi tak terkendali. Sehingga semakin banyak limbah industry dan rumah tangga serta asap kendaraan bermotor yang menyebabkan polusi air, tanah, dan udara.

  1. 4.      Upaya Meminimalisasi Ledakan Penduduk:
  1. Menurunkan laju pertumbuhan penduduk dengan menyelenggarakan progam KB.
  2. Meningkatkan kualitas penduduk dengan cara :

1)      Meningkatkan gizi balita.

2)      Menunda perkawinan usia dini (muda).

3)      Prinsip-Prinsip Ekologi Pendidikan (program pendidikan 9 tahun, menghapuskan buta huruf dll).

4)      Meningkatka pencegahan, pengobatan dan penanggulangan penyakit pada ibu dan anak.

  1. Meningkatkan lapangan pekerjaan dengan mengembangkan industry dan keterampilan masyakarat agar mandiri.
  2. Mengimbangi laju pertambahan penduduk dengan meningkatkan produksi pangan, melalui program:

1)      Intensifikasi (peningkatan produksi pertanian melalui perbaikan cara bercocok tanam, hal ini dilakukan dilahan sempit/terbatas).

2)      Ektensifikasi (peningkatan produksi pertanian melalui perluasan lahan).

3)      Diversifikasi (penganekaragaman jenis makanan).

4)      Mencari sumber makanan baru.

  1. 5.      Upaya yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk :
  2. Penambahan dan penciptaan lapangan kerja. Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang kependudukan.
  3. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan. Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.
  4. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi. Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.
  5. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan. Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan. Setiap daerah diharapkan mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.

 

  1. 6.      Contoh Kasus

Sumber: Kompas.com, 28 Juli 2010

Indonesia menghadapi konsekuensi sosial ekonomi yang besar akibat ledakan jumlah penduduk yang saat ini mencapai 238 juta orang. Salah satu dampaknya adalah ledakan penduduk usia kerja, padahal lapangan kerja menyempit.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof Sri Moertiningsih Adioetomo, guru besar Ekonomi Kependudukan dalam seminar masalah kependudukan di Jakarta, Rabu (28/7/2010). “Populasi jumlah usia kerja meningkat karena usia harapan hidup masyarakat naik,” katanya.

Ledakan penduduk usia produktif (15-65) ini jika tidak dibenahi dari sekarang, baik kualitas maupun kesempatan kerjanya, nantinya hanya akan menjadi beban tersendiri. “Buat apa kalau kebanyakan cuma lulusan SD,” katanya.

Karena daya saing dan kualitas SDM yang rendah, 22 juta dari 44 juta penduduk usia muda masuk pasar kerja tanpa keterampilan. “Mereka juga rawan dieksploitasi dan tidak bisa mengutarakan keinginannya karena kemampuan komunikasi dan logikanya rendah,” urainya.

Ia menambahkan, dulu satu persen pertumbuhan ekonomi menyerap 400.000 pekerja. Namun, kini satu persen hanya 120.000. “Berapa persen pertumbuhan ekonomi untuk menyerap 10 juta penganggur saat ini?” katanya.

Akibatnya adalah sulit memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Ancaman lain dari kemiskinan adalah traffcking. “Mereka juga rentan dipengaruhi, termasuk menjadi sasaran empuk untuk direkrut jadi teroris,” katanya.

Oleh sebab itulah segala sumber daya perlu dicurahkan untuk meningkatkan mutu modal manusia, mulai dari gizi, kesehatan, kemampuan komunikasi, serta penguasaan matematika dan teknologi.

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Kesimpulan

Penduduk dalam suatu negara menjadi actor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena sebagai subyek dan obyek pembangunan. Ledakan penduduk adalah pertumbuhan penduduk di suatu negara secara cepat dan tiba-tiba serta tidak terkendali. Pertumbuhan penduduk di setiap negara akan berdampak pula terhadap pertumbuhan penduduk dunia secara keseluruhan.

Faktor- faktor yang Mempengaruhi Ledakan Penduduk

  1. angka kelahiran tinggi
  2. angka kematian rendah
  3. ekonomi yang teratur dan meningkat
  4. membaiknya kesehatan masyarakat
  5. tingkat pendidikan penduduk yang masih rendah

Ledakan Penduduk berdampak pada: Bidang Sosial, Bidang Ekonomi, Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan dan Bidang lingkungan hidup. Dan Ledakan Penduduk dapat diupayakan untuk  diminimalisasi yakni dengan:

  1. Menurunkan laju pertumbuhan penduduk dengan menyelenggarakan progam KB.
  2. Meningkatkan kualitas penduduk
  3. Meningkatkan lapangan pekerjaan dengan mengembangkan industry dan keterampilan masyakarat agar mandiri.
  4. Mengimbangi laju pertambahan penduduk dengan meningkatkan produksi pangan: Intensifikasi, Ektensifikasi, Diversifikasi, dan Mencari sumber makanan baru.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. (t.thn.). Dampak Negatif dari Ledakan Penduduk. Dipetik Mei 20, 2011, dari : http://id.shvoong.com/social-sciences/anthropology/2099763-dampak-negatif-yang-terjadi-akibat/#ixzz1MtTbARH6

Anonim. (2006, Januari 06). Cara Untuk mengatasi / Mengurangi Ledakan Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk – Ilmu Kependudukan Biologi. Retrieved Mei 20, 2011, from http://organisasi.org/cara_untuk_mengatasi_mengurangi_ledakan_penduduk_dan_laju_pertumbuhan_penduduk_ilmu_kependudukan_biologi

Anonim. (2008, September 26). Dinamika Penduduk dan Unsur-unsurnya. Dipetik Mei 12, 2011, dari http://mgmpipsbanyumas.net46.net

Anonim. (2009, November). Ledakan Penduduk. Retrieved Mei 12, 2011, from http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/11/ledakan-penduduk/

Anonim. (2010, Mei). Pengaruh Kepadatan Populasi Manusia. Retrieved Mei 2011, from http://kanguzen.blogspot.com/2010/05/pengaruh-kepadatan-populasi-manusia.html

Cahtur. (2010, Juli 28). Dampak Ekonomi Ledakan Penduduk. Dipetik Mei 20, 2011,: http://cahturqlho.wordpress.com/2010/07/28/dampak-ekonomi-ledakan-penduduk/

 

About solomoncell

Nama : Fajar Miftahur Rohman Tempat dan Tanggal Lahir : Ngawi, 29 Mei 1990 Riwayat Sekolah: TK: Nawa Kartika NGAWI MI: MI AL-FALAH SMP: AL-IRSYAD SMA: AL-IRSYAD PERGURUAN TINGGI: UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN Alamat Email: Miftah_fajar@yahoo.com Facebook: Fajar Miftahur Rohman Twitter: @solomoncell

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s